DAPAT UANG MELALUI INTERNET

Rabu, 19 Agustus 2009

Mekanisme Latihan Kesadaran Dzikir (2)


MEKANISME LATIHAN KESADARAN DZIKIR (2)

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Para sahabat dan sidang pembaca yang dirahmati, dimuliakan dan dicintai Allah SWT.

Marilah kita lanjutkan artikel Mekanisme Latihan Kesadaran Dzikir..

Ringkasan tatacara Dzikir/Tatkiyyatun Nafs (Kesadaran Hidup).
Zikir ini adalah untuk memfungsikan kecerdasan SQ kita pada posisi yang sebenarnya, dengan jalan men-Zero Mind IQ dan EQ. Dengan tidak berfungsinya IQ dan EQ kita maka SQ akan merasa terlepas dari ikatan. Dan zikir ini juga bisa dikatakan sebagai zikir pelepasan “AKU” kita dari ikatan nafsu. Dengan terlepasnya “AKU” dari ikatan nafsu maka pada waktu berzikir kita akan merasakan badan seperti bergoyang-goyang, dituntun untuk sujud ataupun dituntun untuk berdiri kemudian salat dll. Bahkan pada saat kita menyebut Asma Ya Allah…Ya Allah..Ya Allah timbul rasa haru yg tidak bisa ditahan yang pada akhirnya akan meledak menjadi tangis. Tangis ini bukan berasal dari keinginan nafsu kita, tetapi timbul dari rasa haru jiwa kita yg merasa terlepas dari ikatan nafsu. Bahkan akan timbul rasa rindu ingin berjumpa dengan Allah.

Saat melaksanakan zikir apabila kita melibatkan IQ atau EQ bisa terlihat. Kalau IQ dilibatkan kemungkinan tidak akan menikmati hasil zikir, bahkan selesai zikir akan merasakan sakit kepala; kalau yg dilibatkan EQ saat zikir akan timbul gerakan diluar kendali penzikir, sehingga saat selesai zikir akan terasa penat, capai bahkan badan terasa lemes karena capai.

Tatacara :
Duduklah dengan santai, badan lemaskan timbulkan rasa ingat kepada Allah dengan menyebut AsmaNya dalam hati (zikir Qalbu): Ya Allah…Ya Allah…Ya Allah sambil mengatur menurunkan volume IQ menjadi Nol (artinya jangan berpikir selain kepada Allah). Kita tumbuhkan sifat Sabar menunggu respon dari Allah, segala yang saat ini ada dan yang akan terjadi serahkan kepada sepenuhnya kepada Allah (Tawakal), harus Istikamah (rutinitas) menyebut Asma-Nya selama zikir minimal 1 jam (usahakan), Ikhlas tidak berharap apapun selain berjumpa dengan Allah. Itulah saka guru utama zikir, yang harus dikerjakan kalau menginginkan manfaat yang lebih besar. Perilaku tersebut diajarkan dalam rukun haji yaitu Tawaf ketika mengitari empat sudut Ka’bah. Ikhlas adalah maqom tertinggi bagi seorang Sufi untuk meraih gelar Mukhlasin dari Allah.

1.Kecerdasan Pikir (IQ) di nolkan (Pikiran kosongkan), apabila ada terlintas pikiran buang keangkasa raya jangan dibawa masuk ke dalam hati. Akibatnya akan menimbulkan gerakan yg tidak akan terkendali, pada akhirnya akan menghabiskan tenaga anda.

2.Kecerdasan Emosional di nolkan (badan lemaskan/jaga kesadaran alam bawah sadar kita dengan menyebut Asma Allah). Sehingga apabila timbul respon dari Allah kita dapat merasakan, apakah respon itu berbentuk getaran ataupun berbentuk gerakan.

3.Timbulkan kecerdasan Spiritual kita, dengan mengingat Allah dalam hati dengan menyebut AsmaNya.

Sambil menunggu respon dari Allah terus baca Ya Allah…Ya Allah…Ya Allah. Kemudian lanjutkan membaca yaitu :

Bacaan Dzikir I
Basmallah
Asyhadu anla ilaha ilallah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
Allahumma sholli ‘ala syayidina Muhammad wa ala ali Sayyidina Muhammad
Lailaha ilallah 3x. Diteruskan dengan.

Bacaan Dzikir II
Subhanallah 3x
Allahu Akbar 3x
Alhamdulillah 3x
Laqaula wala quwwata illa bilahilaliyyil adhim 3x
Diteruskan dengan.

Bacaan Dzikir III
Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun 3x

Selebihnya baca Yaa Allah…Yaa Allah… Yaa Allah sampai waktu yg dikehendaki, kalau dalam taraf belajar, minimal luangkan waktu minimal ½ jam setiap berlatih.

Petunjuk
Selama Dzikir jangan berpikir sesuatu selain Allah, tanamkan dalam hati bahwa tujuan hidup kita adalah berjumpa dengan Allah, bukan dengan Makhluk Allah. Apabila selama dzikir berpikir, nanti selesai Dzikir pasti akan sakit kepala. Contoh berpikir : Saya kok tidak merasakan apa-apa ya? Atau ketika zikir berjamaah biasanya timbul pikiran tsb; saya kok tidak bisa seperti kawan yg lain? dsb. Apakah ada rasa maupun tidak ada rasa jangan dipikir, tetapi segalanya kerjakan dengan Ikhlas untuk ingat kepada Allah, kemudian menuju Allah, dan selanjutnya bersama Allah. Ikhlas berpengaruh sekali dalam pelaksanaan dzikir ini. Dalam pelaksanaan zikir ini seandainya kita hanya berbekal keinginan ikhlas untuk berjumpa dengan Allah dan selanjutnya sebut Ya Allah…Ya Allah…Ya Allah sampai selesai zikir, insya Allah sudah cukup memenuhi syarat. Karena perilaku tersebut pernah saya cobakan kepada seorang anak kelas 1 SD. Dia saya tanya, kamu pengin pintar sekolahmu? Ya Pak jawabnya. Terus dia saya suruh tiduran sambil menyebut Ya Allah….Ya Allah…Ya Allah sampai zikir berakhir (+/- ½ jam). Setelah selesai dia saya tanya, Gimana rasanya? Aku seperti tenang & damai. Dan setelah ikut dzikir kata orang tuanya (juga jamaah Shalat Center) di dalam mengikuti pelajarannya ada perubahan lumayan.

Nilai positif dzikir ada 3 yaitu:
1.Menyehatkan jasmani dan rohani kita.
1.1.Kalau kita istaqamah zdikir insya Allah badan akan menjadi sehat. Sehatnya badan dapat dirasakan apabila sehabis zikur badan akan terasa ringan, sejuk di dalam dada, pikiran menjadi terang, dan secara otomatis semakin rutin zikir maka bioenergi dalam tubuh dapat terhimpun dan tersimpan pada tempatnya yaitu telapak tangan atau antara pusar dan kemaluan kita yang effeknya dapat membantu menopang kebugaran tubuh kita dalam melaksanakan kegiatan kita sehari-hari. Contoh kejadian : “Seorang jamaah yang saat ini istiqamah zikir, dulunya ia termasuk orang yang punya masalah di kantor dengan Bossnya yg mempunyai pandangan negatif dengannya. Kebetulan pula dia punya penyakit darah tinggi dan asam urat yang sering mengganggu kesehariannya. Setelah ngobrol dengan saya, saya tawari zikir ini. Saya bilang kalau kamu ingin sehat badanmu dan masalah dengan Boss selesai, kerjakan dzikir dengan istiqamah, kemudian kerjakan salat minimal sehari 80 s/d 120 rakaat. Alhamdulillah setelah 3 bulan berlalu dengan istiqamah, sekarang ia menjadi kepercayaan Bossnya dan pusing-pusingnya hilang. Saat ini istri dan anaknya juga diajak ikut zikir dan alhamdulillah bisa memetik manfaatnya.” Dan masih banyak kegunaan dzikir untuk mengatasi liku-liku masalah hidup ini.

1.2.Sehatnya rohani, menjadikan salat kita akan terasa berisi/dapat khusyuk, mau marah agak sulit, yang ada hanya sabar, tenang, tidak sedih, sehingga dalam kehidupan berumah tangga ada nilai positifnya. Yang tadinya pemarah menjadi penyabar dll.

2.Meningkatkan kecerdasan Spiritual kita.
2.1.Setiap selesai dzikir di dalam hati akan terasa zikir Allah…Allah… Allah sendiri tanpa diperintah. Kita hanya tinggal mengontrol saja/mendengarkan bunyi zikir tersebut agar dapat lestari zikir kalbunya.

2.2.Selama dzikir akan mengalami wisata ruhani. Mata hati/Jiwa kita bisa melihat keadaan kondisi jiwa kita. Apakah jiwa sudah mendapat Nur Hidayah Allah ataukah masih seperti hutan belantara, semua akan dapat terlihat. Dan pada saat dzikir memungkinkan kita bertemu dengan makhluk Allah lainnya. Disinilah kita harus hati-hati, tetapkan tujuan kita adalah berjumpa dengan Allah bukan dengan mereka. Contoh kejadian : “Ada seorang jamaah dzikir melihat uji nyali (acara ini saat itu ditayang oleh salah satu TV swasta) di Stikubank Semarang. Dia bilang pada paranormalnya, bahwa dia ingin dapat menyaksikan apa yg ada dilokasi tersebut. Dia dibimbing oleh paranormal pada titik tertentu, tetapi yang terjadi bukannya dia dapat melihat apa yg ada dilokasi itu, tetapi justru paranormalnya kesurupan. Dan yg menjadikan dia bingung, oleh crue paranormal tsb dia disuruh untuk menyembuhkan paranormal yang kesurupan tersebut, padahal dia sendiri tidak tahu bagaimana cara menyembuhkan. Karena dipaksa katanya kamu bisa, akhirnya dia mencoba mengikuti kata hatinya caranya menyembuhkan tsb. Alhamdulillah dia berhasil menyembuhkan.”

2.3.Insya Allah tenung (sihir), dan gangguan makhluk halus dapat dihindari tanpa berbuat sesuatu. Contoh kejadian : “Ada seorang Ibu yg sering menjadi langganan penyakit misterius. Katanya orang pinter dia itu di santet orang. Setiap sakit diobatkan orang pinter, sembuh. Beberapa saat datang lagi sakitnya itu. Demikian berulang terus. Kebetulan anak ibu tsb jamaah Zikir. Si Ibunya disuruh untuk melaksanakan zikir dengan rutin. Alhamdulillah kata kawan saya tadi sampai dengan ibunya sehat-sehat saja, tidak ada masalah.”

3.Dapat merubah Pola Pikir dan Perilaku.
Akan mudah berserah diri kepada Allah, dapat sabar, tawakal, ikhlas dan istiqamah dalam di dalam hidup kesehariannya. Yang tadinya salatnya males menjadi rajin salat dan bisa khusuk dll. Sehingga dapat mewujudkan hidup adalah ibadah dalam arti kata sebenarnya.

Selamat berlatih dengan istiqamah, dan zikir ini bisa dilakukan dengan posisi duduk, berdiri, berjalan, dan berbaring. Menurut saya paling enak dan santai adalah duduk terus terbaring. Apabila kita dapat mempersembahkan kepada Allah ikhlas, dan hanya kepada Allah kita menyembah serta mohon petunjuk, insya Allah ridho Allah akan dapat dirasakan sebagaimana yang saya sebutkan di atas sebagai gantinya.

Cara zikir ini yang paling mudah dan banyak sekali manfaatnya. Dengan meningkatnya kecerdasan Spiritual kita, maka dapat meningkatkan pula kesadaran hidup yaitu: Hidup itu akan mati, setelah mati mau kemana, dan apa yang akan kita bawa mati. Sehingga pada saat sakaratul maut menjemput, kita sudah faham tandanya kemudian dapat mempersiapkan diri untuk menuju tujuan akhir dan tempat kita kembali yaitu Allah. Empat sifat yang dijadikan sebagai modal utama untuk meningkatkan kesadaran hidup yaitu: Sabar, Tawakal, Ikhlas dan Istiqamah sehingga zikir dapat mewujudkan falsafah hidup adalah ibadah dalam arti yang sebenarnya. Dunia adalah ladang akhirat dan di akhirat kita akan menikmati jerih payah dari sabar, tawakal, istikamah dan ikhlas. Akhirul kata, Bilahi Taufik wal Hidayah.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Nara Sumber : Abu Sangkan
Ringkasan : H. Soetadji
Penyunting dan Lay Out : Fahri
Shalat Center Halaqah Sampangan Semarang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar