DAPAT UANG MELALUI INTERNET

Senin, 07 September 2009

Sebuah Catatan Perjalanan


SEBUAH CATATAN PERJALANAN

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Para sahabat dan sidang pembaca yang dirahmati, dicintai serta dimuliakan Allah SWT.

Dimulai 5 hari yang lalu, suasana Ramadhan sungguh berbeda. Sangat hening dan bening sekali. Ketika shalat ada suasana yang sungguh berbeda dari biasanya. Nyaman sekali.

Dan tanggal 5-September-2009 (Sabtu Malam Minggu) kemarin ketika para sahabat SC-HSS berkumpul untuk belajar kepada Allah SWT suasananya juga berbeda. Kalau biasanya ada beberapa sahabat menahan rasa kantuknya karena siangnya bekerja, namun kali ini syukur Alhamdulillah semua sahabat dalam kondisi prima, padahal siangnya menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Suasana bertambah khusyu’ karena hampir seluruh komunitas bisa hadir. Terlebih lagi pokok bahasan kali ini sungguh istimewa dengan topik “Rahmat, Berkah dan Maghfirah” di bulan Ramadhan yang dibahas secara mendalam sesuai ayat-ayat Al-Qur’an. Sangat pas dengan kondisi saat ini. Setelah pembahasan topik selesai (+/- 02.30 WIB), sahabat selaku pembimbing kami, Bpk. H. Soetadji berpesan yang intinya adalah “Inilah saat-saat yang sangat krusial pada bulan Ramadhan sekaligus wisata rohani bagi para abdi Allah SWT yang sedang diperjalankan menuju kepada-Nya!”.


Ketika para sahabat berdzikir (shilatun/wuquf) suasananya juga sangat-sangat berbeda, hening dan bening sekali. Hampir 1 jam (s.d 03.30) kami bermesraan dengan Allah SWT, Sang Kekasih, Rabb semesta alam. Kemudian dilanjutkan dengan sahur bersama. Sungguh akrab dan mesra suasananya. Dalam hati saya hanya berkata,”inilah para sahabat sejati yang sesungguhnya, yang mau menemani dan menghibur di saat duka maupun suka. Terima kasih ya..Rabb”.Tadi malam ketika (tanggal 6-September-2009), saat saya sedang shalat malam dan wuquf...mendadak suasananya begitu mencekam tapi mengasyikan....sebuah suasana yang tidak dapat saya uraikan dengan kata-kata. Saya disujudkan begitu dalam di hadapan-Nya. Tidak terasa bibir saya memuji-Nya...

“Subhanallah...Alhamdulillah...Laa ilahailallah...Allahu Akbar...Laa Haula Wa Laa Quwata Ila Billahi....”

“Ya Allah...Sungguh benar janji-Mu
Bila aku mendekat kepada-Mu, pasti Engkau akan menyambutku..
Sekarang hamba sadar ya...Allah..
Hamba ini milik-Mu...tidak ada yang berhak memilikiku kecuali Engkau
Hamba siap jadi wadah-Mu
Hamba siap Engkau aliri dengan kehendak-Mu
Hamba siap Engkau perintah-perintah..”

Kemudian saya diam sejenak...dan disujudkan semakin dalam...dalam sekali...Saya hanya mengikuti dan pasrah akan kehendak-Nya sebagaimana bumi dan langit yang tunduk kepada-Nya...

“Engkaulah Sang Maha Ada ya Allah
Hamba ini tidak Ada ya Allah...
Engkau-lah Sang Baqa’
Hamba ini fana ya Rabb...”

Suasana kembali sepi, sunyi, hening dan bening.....kemudian sepertinya bibirku dituntun berdo’a

“Ya..Allah...
Pahamkan hamba akan firman-firman-Mu
Engkaulah yang memiliki segala ilmu (Al-Alim)
Saya bodoh ya Allah...tuntun hamba ya Rabb...
Dengan izinmu akan hamba sampaikan ayat-ayat-Mu”

Kemudian saya terdiam...hampir saja air mata ini mengalir...namun Allah SWT seolah berbisik...

“Sudahlah tidak usaha menangis...bangunlah dari sujudmu”

Perlahan Allah SWT menuntun saya bangun dari sujud...hanya kata-kata pujian yang mengalir lembut dari bibirku... “Subhanallah...Alhamdulillah...Laa ilahailallah...Allahu Akbar...Laa Haula Wa Laa Quwata Ila Billahi....”

Dan sehabis sahur, tanpa sengaja saya melihat jadwal Ramadhan dan saya kembali bersyukur....ternyata tadi malam adalah malam Nuzulul Qur’an....Subhanallah...inilah pelajaran yang Engkau berikan Ya...Allah...sehingga Engkau menuntunku untuk memohon kefahaman mengenai ayat-ayat-Mu....terima kasih ya..Rabb...

“(Beberapa hari yang telah ditentukan itu) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)...,(QS. Al-Baqarah 2 : 185).

“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih diantara hamba-hamba Kami, lalu diantara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan diantara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar”. (QS. Fatir 35 : 32).

Ayo para sahabat...mumpung masih ada Ramadhan...masih ada satu bonus lagi yaitu Lailatul Qodar....kejarlah...namun saya berpesan...luruskan dulu wajah kita ke arah “wajah” Allah SWT selurus-lurusnya (tidak syirik)...semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ridho-Nya...dan semoga Allah SWT melimpahkan bonus Lailatul Qodar. Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Fahri-Penulis
Shalat Center Halaqah Sampangan Semarang
www.akubersujud.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar